Meluruskan Sejarah Otoritas Ahli Al-Qur’an di Indonesia

Secara historis, tradisi keilmuan Qira’at bersanad (mutawatir) di Nusantara baru tercatat secara definitif pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 melalui tokoh besar seperti KH. Muhammad Munawwir (Krapyak, Yogyakarta) dan KH. Munawar (Gresik). Sebelum era mereka, tokoh-tokoh Al-Qur’an di Nusantara umumnya baru berada pada level Qari(pembaca/pengajar tajwid dasar), belum mencapai derajat Muqri (ulama pemegang otoritas sanad). Ada alasan logis mengapa sejarah …

Meluruskan Sejarah Otoritas Ahli Al-Qur’an di Indonesia Selengkapnya »