Perbedaan Qiraat

Ha’ Kinayah: Huruf ‘Lemah’ yang Punya Banyak Wajah dalam Al-Qur’an

Pernahkah Anda bertanya, kenapa kata Lahu (لَهُ) dalam Al-Qur’an dibaca panjang (ada wau kecil), tapi kata Fieh (فِيهِ) dibaca pendek? Padahal sama-sama diakhiri huruf Ha’? Jawabannya ada pada kaidah Ha’ Kinayah (هَاءُ الْكِنَايَةِ), yaitu huruf Ha’ tambahan yang berfungsi sebagai kata ganti orang ketiga tunggal laki-laki (dia). 1. Filosofi Huruf Ha’: Si Lemah yang Butuh Sandaran Secara fonologi, huruf Ha’ itu …

Ha’ Kinayah: Huruf ‘Lemah’ yang Punya Banyak Wajah dalam Al-Qur’an Selengkapnya »

Pendapat Orientalis Tentang Sebab-sebab Perbedaan Qira’at dalam Al-Qur’an

sebagian orientalis serta beberapa pemikir Muslim modern, seperti Thaha Husayn dan Jawwad Ali, berpendapat bahwa perbedaan qira’at Al-Qur’an bukan berasal dari wahyu, melainkan akibat ketiadaan tanda huruf (النقط) dan tanda baca (الشكل) pada masa awal penulisan mushhaf. Pendapat ini senada dengan orientalis seperti Theodor Noldeke, Goldziher, dan Arthur Jeffery, yang menyatakan bahwa perbedaan qira’at adalah rekayasa para ulama dan bukan berasal dari …

Pendapat Orientalis Tentang Sebab-sebab Perbedaan Qira’at dalam Al-Qur’an Selengkapnya »

Scroll to Top