Mengapa Penafsiran Al-Qur’an Tidak Akan Pernah Berhenti?
Kesimpulan utamanya adalah: Ilmu Tafsir tidak akan pernah mencapai titik akhir (stagnan). Selama peradaban manusia terus bergerak, Al-Qur’an akan selalu menyajikan lapis-lapis makna baru untuk menjawab tantangan zaman. Al-Qur’an dirancang dengan struktur linguistik yang lentur (mujmal) namun memiliki presisi makna yang tajam, menjadikannya kunci master yang cocok untuk semua gembok peradaban, dari era unta hingga era kecerdasan buatan (AI). …
Mengapa Penafsiran Al-Qur’an Tidak Akan Pernah Berhenti? Selengkapnya »
